Diet Korea yang Efektif Turunkan Berat Badan Tanpa Tersiksa

Picture source: FutureDish

Diet Korea atau sering disebut diet K-Pop merupakan pola makan atau gaya hidup sehat yang saat ini tengah naik daun di Korea. Tak sedikit orang mengimpikan untuk mempunyai berat badan yang ideal seperti artis Kpop, mereka yang tertarik mulai melirik pola makan yang masuk dalam tren diet ini. Umumnya, keinginan memiliki berat badan yang ideal merupakan hal yang sangat wajar. Pastinya ada perasaan senang dan puas ketika melihat tubuh kelihatan tampak langsing saat berada didepan cermin. Tetapi bukan penampilan luar saja, berat badan yang ideal seringkali dikaitkan dengan kondisi tubuh yang sehat. Tak heran jika tren diet Korea atau diet K-Pop ini “tampak” menjanjikan dan banyak yang ingin mencobanya. Diet    Korea bukanlah program penurunan berat badan ekstrem seperti yang biasa kita lihat di media sosial. 

Sebaliknya, diet korea merupakan pola makan seimbang yang terinspirasi dari makanan tradisional Korea (hansik) yang terdiri dari makanan pembuka ringan, makanan pokok berbasis biji-bijian, lauk pauk, dan makanan penutup. Pada dasarnya makanan Korea itu rendah lemak, tinggi serat, tidak terlalu banyak bumbu, dan kaya akan bahan bahan fermentasi yang baik untuk kesehatan usus (pencernaan). Pola makan tinggi serat yang rendah kalori dan lemak jenuh baik untuk kesehatan, pola makan ini dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung , meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mengurangi peradangan. Dengan begitu diet Korea memastikan tubuh mendapatkan semua nutrisi penting tanpa kelebihan kalori.

Diet Korea mengikuti prinsip-prinsip dasar yang menjadikannya unik dan menyehatkan, dengan ciri khas yang saling terkait satu sama lain. Salah satu prinsip utamanya adalah keseimbangan lima rasa manis, asam, pedas, asin, dan pahit yang tidak hanya memuaskan lidah tetapi juga memastikan tubuh mendapatkan nutrisi secara lengkap. Keseimbangan ini tercermin dalam berbagai resep berbahan dasar beras dan biji-bijian, yang menjadi sumber karbohidrat utama dalam diet Korea. Selain itu, fermentasi menjadi inti dari banyak makanan Korea, seperti kimchi, doenjang (pasta kedelai), dan gochujang (pasta cabai). Proses fermentasi ini tidak hanya meningkatkan nilai gizi makanan tetapi juga membantu menjaga kesehatan usus yang sejalan dengan prinsip penggunaan obat herbal seperti bawang putih, daun bawang, cabai merah, dan jahe untuk menambah manfaat kesehatan. 

Diet Korea juga menekankan porsi kecil namun beragam, sehingga tubuh dapat memperoleh berbagai macam nutrisi tanpa kelebihan makan. Hal ini didukung oleh penggunaan sayuran dari alam liar dan laut, serta peningkatan konsumsi kacang-kacangan dan ikan, dengan pengurangan konsumsi daging merah. Penggunaan minyak wijen dan perilla sebagai minyak alami, serta pembatasan teknik memasak gorengan, menunjukkan bagaimana diet Korea mengutamakan kesehatan jantung dan pencernaan. Selain itu, fokus pada bahan musiman dan lokal seperti sayuran hijau di musim semi dan rumput laut di musim dingin membuat makanan lebih segar, alami, dan ramah lingkungan. Semua elemen ini diwujudkan melalui kuliner lokal yang beragam dan makanan rumahan yang lebih sehat karena minim bahan pengawet. Dengan demikian, setiap karakteristik diet Korea saling terhubung, menciptakan pola makan yang seimbang, alami, dan menyeluruh untuk kesehatan tubuh.

Aturan yang harus diikuti dalam diet Korea ini adalah menghindari makanan olahan, tinggi lemak, dan berkalori tinggi. Mengurangi makanan seperti itu tidak hanya membantu menurunkan berat badan dan mencegah penyakit kronis tetapi juga membantu mengurangi resiko pertumbuhan jerawat pada kulit. Ganti minuman manis dengan the hijau karena teh hijau mengandung vitamin C 5-8 kali lebih banyak dari pada lemon. Zat gizi ini juga bantu menurunkan berat badan. Teh hijau idealnya tidak diseduh dengan air mendidih, tetapi air hangat bersuhu 70 C selama 20-30 detik. Hal ini untuk mempertahankan antioksidan di dalamnya. Tips diet Korea juga melibatkan aktivitas fisik, selain mengonsumsi makanan yang tepat. Aktivitas fisik yang dimaksud tidak perlu yang berat. Sesederhana jalan kaki yang memang sudah jadi budaya masyarakat di sana.
Usai makan banyak, orang Korea bahkan berprinsip bahwa banyak jalan kaki akan bantu melancarkan pencernaan. Mereka senang kalau bisa banyak jalan kaki, alih-alih naik kendaraan. Beberapa artis Korea yang dikenal mengikuti diet ala Korea dan berhasil menurunkan berat badan antara lain IU, Jennie BLACKPINK, dan Bae Suzy.

 

Oleh: Resta Athaya Rayssa Prizky

Bacaan lebih lanjut:

Korean Cultural Center Indonesia. (n.d.). Traditional Korean food. Korean Culture and Information Service. Retrieved April 25, 2025, from https://id.korean-culture.org/id/136/korea/36

Raw, V. (2024, November 12). What is the Korean diet? Patient.info. https://patient.info/news-and-features/what-is-the-korean-diet

Kim, S. H., Kim, M. S., Lee, M. S., Park, Y. S., Lee, H. J., Kang, S., Lee, H. S., Lee, K.-E., Yang, H. J., Kim, M. J., Lee, Y.-E., & Kwon, D. Y. (2016). Korean diet: Characteristics and historical background. Journal of Ethnic Foods, 3(1), 26–31. https://doi.org/10.1016/j.jef.2016.03.002

Halodoc. (2021, September 9). Ini manfaat mengurangi asupan gula bagi kulit. https://www.halodoc.com/artikel/ini-manfaat-mengurangi-asupan-gula-bagi-kulit

Annisa, A. D. (2022, Oktober 15). 10 tips diet Korea yang efektif turunkan berat badan tanpa siksaan. DetikFood. https://food.detik.com/info-sehat/d-6348352/10-tips-diet-korea-yang-efektif-turunkan-berat-badan-tanpa-siksaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *