TARIAN TRADISIONAL SEUNGJEONMU YANG MELAMBANGKAN DOA DAN PERAYAAN KEMENANGAN DARI NEGERI GINSENG

Picture source: English.cha.go.kr

 

Kebudayaan Korea Selatan merupakan salah satu budaya sangat pesat akan perkembangannya dimana merupakan negara yang terkenal dengan berbagai keunikannya, mulai dari makanan, tempat wisata drama, musik hingga tarian. Asal-usul budaya Korea Selatan merupakan perjalanan panjang yang dipenuhi dengan sejarah, pengaruh, dan evolusi yang membentuk identitas unik bangsa Korea. Sejarah budaya Korea dimulai dari zaman prasejarah dengan ditemukannya situs-situs arkeologi seperti Gojoseon, kerajaan kuno yang diperkirakan berdiri sekitar 2333 SM. Pada masa ini, masyarakat Korea telah mengembangkan berbagai aspek budaya, termasuk sistem kepercayaan animisme dan pembuatan kerajinan tangan. Kerajaan-kerajaan awal seperti Gojoseon, Buyeo, dan Nangnang memiliki pengaruh besar dalam pembentukan fondasi budaya Korea yang masih terlihat hingga saat ini.Kebudayaan Korea Selatan kontemporer berkembang Kebudayaan Korea Selatan tradisional pada awal suku-suku nomaden Korea Selatan. Dengan mempertahankan tradisi Korea kuno berusia ribuan tahun yang dipengaruhi budaya Tiongkok kuno, Korea Selatan mengembangkan jalur budayanya sendiri terpisah dari Kebudayaan Korea Utara sejak pembagian Korea tahun 1948 Korea Selatan mempunyai budaya berkelanjutan tertua di dunia. Budaya Korea Selatan mendapatkan pengaruh Konfusianisme, yaitu konsep kuno yang timbul karena adanya pemerintahan Jepang dan perang. Keberadaan Korea Selatan muncul saat adanya perpecahan di Korea, pada tahun 1945. Pada saat itu, budaya kedua negara terus meningkat. Dari pertengahan 1990-an hingga pertengahan 2000-an, drama televisi dan musik populer Korea Selatan memperoleh popularitas besar. Beberapa negara Asia yang mengalami “Demam Korea” adalah China dan Jepang.

Picture source: whereinworld.weebly.com

 

Tari Tradisional Seungjeonmu (Korea: 승전무) adalah tarian ikonik istana Korea Selatan yang ditujukan untuk memohon dan merayakan kemenangan. Tarian ini berasal dari 2.000 tahun yang lalu dan terdiri dari tarian pedang dan tarian drum yang disebut mugo. Seungjeonmu atau Tarian Kemenangan Militer dilakukan untuk memohon kemenangan dari dewa-dewa bumi dan langit ketika negara sedang berperang. Seungjeonmu merupakan Warisan Budaya Takbenda Penting Korea Selatan nomor 21, yang ditetapkan pada 21 Desember 1968. Tarian ini dipentaskan untuk menghormati Laksamana Yi Sun-sin yang meraih kemenangan selama Perang Imjin (1592–1598) pada masa Dinasti Joseon tengah. Pada era Gojoseon tarian kuno di Korea merupakan kombinasi antara tarian dan nyanyian yang berasal dari ritual keagamaan, diantaranya adalah tarian Jimomu dan Yeongseonmu, tarian ini pertama kali diperkenalkan ke Cina selama pemerintahan Shao Kang, raja keenam dari Dinasti Xia (2070-1600 SM). Berdasarkan teks pada sejarah Cina, tarian dari bangsa Gojoseon merupakan tarian yang sangat indah dan lebih maju daripada tarian Cina saat itu. Tarian ini masih bertahan hingga era Joseon, meskipun mengalami perubahan pada gerakannya. Pada era dinasti Joseon, tarian ini ditampilkan untuk mengenang kejayaan pada era dinasti Goguryeo.

Oleh: Dzakiroh Najwa Nabawiyyah

Bacaan lebih lanjut:

Aliyah, M. (2020, Februari 23). 5 Tarian Tradisional Korea Selatan, Tarian Persembahan untuk Dewa. idntimes.com.

Anastasya, M. (2017, November 22). 5 TARI TRADISIONAL KHAS KOREA SELATAN. michellebodhisattva.blogspot.com, p. 2.

Bellboy, M. (2025, Februari 2). Mengenal 5 Tarian Tradisional Korea Selatan yang Memukau. traveloka.com.

Nisrina, N. (2023, September 27). Keunikan Budaya Korea Selatan: Festival, Hanbok, dan K-Pop. ican-education.com.

Taylor, W. (2020). Tarian Tradisional Yang Berasal Dari Korea Selatan. charlestondancecorner.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *