Dalam pemilihan presiden tiba-tiba tahun 2025, Lee Jae-myung terpilih sebagai presiden Korea Selatan.

Picture source: Bloomberg

Seoul, 4 Juni 2025: Dalam pemilihan presiden dadakan yang diadakan pada 3 Juni 2025, Lee Jae-myung resmi terpilih sebagai presiden Korea Selatan. Pemilu ini diadakan setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan Presiden Yoon Suk-yeol telah dipemakzulan pada April 2025, yang menyebabkan krisis politik. Sesuai dengan konstitusi, pemilu presiden ulang harus dilaksanakan dalam waktu 60 hari sejak jabatan presiden berakhir. Hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum Nasional Korea Selatan menunjukkan bahwa kandidat dari Partai Demokrat Korea, Lee Jae-myung, mengumpulkan 49,42 persen dari 34.980.616 suara sah, mengungguli pesaing terdekatnya, Kim Moon-soo dari Partai Kekuatan Rakyat, yang mengumpulkan 41,15 persen suara, dan Lee Jun-seok dari Partai Reformasi, yang mengumpulkan 8,34 persen suara. Tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilihan yang mencapai 79,38 persen dari 44,3 juta orang yang terdaftar, menunjukkan tingkat antusiasme yang tinggi terhadap proses pemilihan pemimpin baru selama enam bulan terakhir.

Selain itu, hasil pemilu ini sejalan dengan survei pascapemilu yang dilakukan oleh stasiun televisi utama Korea Selatan, seperti KBS, MBC, dan SBS. Survei tersebut menunjukkan bahwa Lee Jae-myung mendapatkan dukungan sekitar 51,7%, sementara Kim Moon-soo hanya memperoleh 39,3%. Jajak pendapat keluar dari berbagai media juga menunjukkan kemenangan Lee dengan persentase suara antara 49 dan 51 persen, jauh di atas Kim Moon-soo, yang berada di antara 38 dan 42. Lee Jae-myung, yang berusia 61 tahun, adalah mantan pengacara hak asasi manusia yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Seongnam dan Gubernur Provinsi Gyeonggi, wilayah terpadat di Seoul.  Ia juga pernah mencalonkan diri dalam Pilpres 2022, tetapi dia kalah dari Yoon Suk-yeol.  Bangkit dari masa-masa sulitnya sebagai buruh pabrik, Lee sekarang menjadi orang nomor satu di Korea Selatan, sebuah negara Asia yang maju.

Dalam pidato kemenangannya di kantor Partai Demokrat dekat Majelis Nasional Seoul, Lee menekankan pentingnya persatuan nasional dan berkomitmen untuk berkonsentrasi pada pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.  Selain itu, ia mengungkapkan percakapan baru dengan Korea Utara, sambil menekankan pentingnya mempertahankan stabilitas dan keamanan negara di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di wilayah tersebut. Pemilu yang terjadi secara tiba-tiba ini menjadi kesempatan penting bagi Korea Selatan untuk mengakhiri ketidakstabilan politik yang disebabkan oleh pemakzulan presiden sebelumnya.  Lee Jae-myung, yang segera dilantik tanpa masa transisi yang panjang, diharapkan dapat memberikan arah baru bagi negara tengah, yang saat ini menghadapi masalah ekonomi dan keamanan yang rumit1. Kekalahan sebelumnya dari Partai Kekuatan Rakyat yang konservatif menandai kembalinya Partai Demokrat yang berhaluan liberal ke puncak kuasa. Dianggap bahwa perubahan ini menunjukkan pergeseran politik di Korea Selatan, yang dapat mempengaruhi kebijakan domestik dan hubungan luar negeri, terutama hubungan dengan AS dan Tiongkok

Selain itu, pemilu ini menampilkan persaingan pemilih yang menarik. Lee Jae-myung mendapat dukungan kuat dari pemilih progresif (87,3 persen) dan moderat (59,4 persen), serta mayoritas perempuan (55,1 persen), sedangkan Kim Moon-soo didukung lebih banyak oleh pemilih konservatif (74,8 persen)4. Hal ini menunjukkan perbedaan politik yang cukup tajam di Korea Selatan. Dengan kemenangan ini, Lee Jae-myung akan menghadapi tantangan besar untuk menyatukan kembali bangsa, memperbaiki perekonomian, dan menangani masalah sosial dan keamanan yang serius. Namun, banyak orang percaya bahwa ia memiliki kemampuan untuk memimpin Korea Selatan ke arah masa depan yang lebih baik berkat latar belakang dan pengalaman politiknya.

Oleh: Aisyah Raufe

Bacaan lebih lanjut:

Rahayu, Lisye Sri. 2025. KPU Korsel Tetapkan Lee Jae-myung Jadi Presiden Terpilih. (Online), (https://news.detik.com/internasional/d-7947414/kpu-korsel-tetapkan-lee-jae-myung-jadi-presiden-terpilih), diakses 14 Juni 2025.

KBS WORLD INDONESIAN. 2025. Hasil Akhir Pemilu Menunjukkan Lee Jae-myung Meraih 49,42% Suara. (Online), (https://world.kbs.co.kr/service/news_view.htm?lang=i&Seq_Code=77903), diakses 14 Juni 2025.

Caroline, Sorta. 2025. Pemilu Korsel: Partai Demokrat Memimpin Perolehan Suara. (Online), (https://www.dw.com/id/pemilu-korsel-partai-demokrat-memimpin-perolehan-suara/a-72775235), diakses 14 Juni 2025.

Mada, Kris. 2025. Lee Jae-myung Unggul di Pemilihan Presiden Korea Selatan. (Onliine), (https://www.kompas.id/artikel/lee-jae-myung-unggul-di-pemilihan-presiden-korea-selatan), diakses 15 Juni 2025.

CNN Indonesia. 2025. Lee Jae Myung Menang Pilpres Korea Selatan. (Online), (https://www.cnnindonesia.com/internasional/20250604012935-113-1236184/lee-jae-myung-menang-pilpres-korea-selatan), diakses 15 Juni 2025.

Rahayu, Lisye Sri. 2025. Hasil Hitung Suara: Lee Jae-myung Menangkan Pilpres Korsel. (Online), (https://news.detik.com/internasional/d-7947391/hasil-hitung-suara-lee-jae-myung-menangkan-pilpres-korsel), diakses 15 Juni 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *