Sumber gambar: Pinterest
Kebudayaan merupakan bagian dari pola cerminan yang membentuk karakter, kebiasaan, perilaku setiap manusia dari wilayah yang berbeda-beda. Nilai-nilai, norma, bahasa, dan tradisi yang dianut oleh sekelompok masyarakat adalah hasil dari proses panjang keyakinan budaya yang diwariskan oleh nenek moyang. Kebudayaan tidak hanya sebagai identitas, tapi juga menjadi arah dan pedoman dalam bertindak, berpikir, serta berinteraksi dengan orang lain. Oleh karena itu, manusia dan budaya tidak dapat dipisahkan, karena keduanya saling membentuk dan memengaruhi satu sama lain.
Asia Tenggara dan Asia Timur memiliki hubungan kerja sama dalam hal budaya, pendidikan, hingga ekonomi. Hubungan Indonesia dan Korea Selatan tidak hanya berfokus dalam aspek diplomasi, politik, dan perdagangan, tetapi juga dalam pengelolaan ketenagakerjaan manusia, pertukaran budaya, migrasi antarnegara, serta inovasi. Dalam konteks multikulturalisme, aspek-aspek tersebut sangat penting karena dapat menjaga dan mengembangkan interaksi antar negara, mengurangi kesalahpahaman, serta memperkuat hubungan budaya, sosial, serta kerja sama global.
Kerja sama Indonesia dan Korea Selatan dalam bidang pendidikan merupakan bagian dari multikulturalisme kedua negara, yang berfungsi sebagai sarana diplomasi budaya, mempelajari bahasa, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu dukungan antara kedua negara dalam bidang pendidikan adalah seperti program beasiswa dan pertukaran pelajar. Program ini tidak hanya memberi kesempatan menuntut ilmu bagi pelajar, tetapi juga menciptakan ruang interaksi lintas budaya yang dapat menambah wawasan global dan pengetahuan antar bangsa. Tujuan program beasiswa kedua negara menekankan pada peningkatan kualitas pendidikan, mendorong kerja sama riset dan inovasi, memberi ruang berkreativitas, serta menumbuhkan nilai-nilai multikulturalisme. Contoh salah satu program beasiswa Korea Selatan yang diberikan untuk Mahasiswa Indonesia adalah Global Korea Scholarship (GKS), beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa internasional, termasuk Indonesia, program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional untuk melanjutkan pendidikan S1, S2, dan S3 di Universitas Korea dan mempererat hubungan sosial dan budaya antar negara.

Sumber gambar: Pinterest
Hubungan Korea Selatan dan Indonesia tidak hanya terjalin dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan budaya saja, melainkan juga dalam bidang ketenagakerjaan. Kerja sama yang menekankan pada sumber daya manusia ini memberi kesempatan bagi pekerja migran Indonesia untuk bekerja di sektor industri dan inovasi Korea Selatan. Program utama yang dijalankan kedua negara adalah Employment Permit System (EPS), yaitu kolaborasi antara pemerintah Korea Selatan dengan negara-negara lain dalam bidang industri, perikanan, serta pertanian. Indonesia termasuk negara yang bermitra dengan Korea Selatan, tujuannya untuk menyediakan tenaga kerja asing yang legal dan terlatih di industri Korea Selatan, mengurangi pengangguran Indonesia, mengembangkan keterampilan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam program ini, tenaga kerja Indonesia bisa memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia kepada masyarakat lokal di Korea Selatan, melalui interaksi sehari-hari di tempat kerja maupun di lingkungan sosial, para pekerja Indonesia dapat menunjukkan nilai-nilai gotong royong, sopan santun, saling menghargai dan menghormati. Begitu pula dengan para pekerja Indonesia, mereka juga belajar mengembangkan kedisiplinan dan ciri khas budaya Korea Selatan yang dapat menciptakan lingkungan yang harmonis.
Komunitas Diaspora Indonesia di Korea Selatan sangat berkontribusi dalam membentuk ruang sosial dan budaya antar kedua negara. Kehadiran pekerja migran, pelajar, kelompok masyarakat, serta keluaraga Indonesia yang berada di Korea Selatan turut memperkenalkan nilai-nilai, tradisi, serta kuliner Indonesia kepada masyarakat Korea Selatan. Oragnisasi Perhimpunan Pelajar Indonesia di Korea (PPI Korea) rutin membuat acara seperti Indonesian Night dan Indonesia-Korea Friendship Night untuk mempromosikan budaya Indonesia kepada masyarakat global. Komunitas pekerja migran Indonesia di berbagai daerah di Korea Selatan sering menggelar kegiatan sosial dan bazar makanan Indonesia yang diminati oleh warga lokal. Interaksi keberagaman ini membentuk toleransi, saling menghargai dan menghormati antar budaya dan lintas negara.
K-Festival Indonesia yang diselenggarakan oleh Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) turut mendukung pertukaran budaya Korea Selatan dengan Indonesia, khusunya dalam mempromosikan budaya Korea Selatan kepada masyarakat global. Perayaan tahunan yang dibuat untuk mempromosikan musik, tarian, dan kuliner menjadi wadah dan media diplomasi budaya Korea Selatan untuk mempererat hubungan dengan Indonesia. Festival tersebut tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai ruang untuk mengenal, menghargai, serta berkolaborasi. Interaksi melalui keberagaman budaya ini dapat meningkatkan wawasan bahwa perbedaan antar manusia dan kelompok bukanlah penghalang dalam kehidupan modern saat ini, tetapi dapat dilihat sebagai keberagaman sosial yang dapat mempererat hubungan budaya, pendidikan, serta ekonomi.
Nilai-nilai multikulturalisme ini dapat menjadi konsep penting yang membentuk masyarakat Indonesia dan Korea Selatan untuk berinteraksi dan hidup berdampingan secara harmonis di tengah perbedaan. Dengan prinsip multikulturalisme, manusia di dunia mampu mengedepankan toleransi, saling menghormati, dan menghargai keberagaman budaya, etnis, serta agama. Dengan semangat ini, masyarakat global tidak hanya belajar menerima perbedaan, tetapi juga menjadikannya sebagai sumber kekuatan sosial. Multikulturalisme juga berperan dalam memperkuat hubungan sosial, meningkatkan kreativitas, serta membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan antar budaya. Meski menghadapi tantangan seperti perbedaan hak minoritas dan mayoritas, penerapan nilai-nilai multikultural tetap penting untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif, adil, dan harmonis di Indonesia, Jepang, maupun di dunia internasional.
Oleh: Meidhy Fardhatul Islami – 202410360110006
Bacaan lebih lanjut:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (n.d.). Beasiswa GKS (Global Korea Scholarship). http://posspika.kemdikbud.go.id/beasiswa-gks
Jayanti, A. D., Suwartiningsih, S., & Ismoyo, P. J. (2019). Diplomasi publik Korea Selatan di Indonesia melalui sektor pendidikan Korea International Cooperation Agency (KOICA). KRITIS: Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin, 28(1), 11–28. Universitas Kristen Satya Wacana.
Citra Larasati. (20 September 2023). Indonesia dan Korsel Jalin Kerja Sama Bidang Pendidikan Tinggi. Medcom.id. Diakses dari https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/GbmMQ4xb-indonesia-dan-korsel-jalin-kerja-sama-bidang-pendidikan-tinggi
Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). (20 Februari 2024). BP2MI announces new sectors for workers’ placement in South Korea. ANTARA News. https://en.antaranews.com/news/306513/bp2mi-announces-new-sectors-for-workers-placement-in-south-korea
Adi. (22 Maret 2025). Komunitas Indonesia di Korea: Tempat Berbagi dan Bersosialisasi. Jangkar Global Groups.https://jangkargroups.co.id/komunitas-indonesia-di-korea-tempat-berbagi-dan-bersosialisasi/
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul. (2024). Profil Komunitas WNI dan Diaspora Indonesia di Korea Selatan. https://kemlu.go.id/seoul
PPI Korea. (2024). Kegiatan dan Program Kebudayaan PPI Korea. https://ppi-korea.org
Diny Aprilisyanda. (10 November 2022). 8 Komunitas Indonesia di Korea. HelloCation. https://blog.hellocation.id/8-komunitas-indonesia-di-korea/
Lee Sang-deok. (3 Desember 2023). [Hello Indonesia] Cultural tapestry woven at ‘Korea-Indonesia Friendship Night’. The Korea Herald. https://www.koreaherald.com/article/3272921
Mahrushah, S. (2023, 16 Juni). Indonesian Night in Daegu, dari diplomasi kebudayaan hingga pengembangan Halal Center. Galamedia News. https://galamedia.pikiran-rakyat.com/news/pr-356785902/indonesian-night-in-daegu-dari-diplomasi-kebudayaan-hingga-pengembangan-halal-center
Korean Cultural Center Indonesia. (n.d.). Tentang KCCI. https://id.korean-culture.org/id/6/contents/341
ChanelMuslim. (2025, Januari 21). Korean Cultural Center Berikan Pengalaman Memakai Hanbok Tanpa Harus Jauh-Jauh Ke Korea. https://chanelmuslim.com/wisata/korean-cultural-center-berikan-pengalaman-memakai-hanbok-tanpa-harus-jauh-jauh-ke-korea




