Pengaruh Budaya Korea (Korean Wave) Terhadap Fashion Remaja

Pictur source: Google

 

Fashion merupakan bagian penting dari kehidupan manusia modern dan tidak hanya sekadar kebutuhan berpakaian tetapi juga menjadi ekspresi diri, identitas, serta gaya hidup. Secara umum, fashion dapat diartikan sebagai gaya berpakaian yang digunakan seseorang dalam kehidupan sehari-hari maupun pada acara-acara tertentu dengan tujuan untuk menunjang penampilan. Definisi lainnya menjelaskan bahwa fashion adalah tren atau gaya berbusana yang populer dalam suatu budaya dan waktu tertentu, yang mencerminkan preferensi estetika serta nilai-nilai sosial yang berkembang di masyarakat. Fashion tidak terbatas hanya pada pakaian saja tetapi juga mencakup berbagai aspek lain seperti gaya rambut, aksesoris, sepatu, bahkan cara membawa diri dalam berpenampilan.

Dalam konteks kehidupan sosial fashion memiliki peran yang semakin penting. Gaya berpakaian seseorang sering kali menjadi indikator status sosial, kelas ekonomi, dan bahkan tingkat pendidikan. Masyarakat secara tidak langsung membentuk penilaian berdasarkan cara seseorang berpakaian. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak individu terutama generasi muda sangat memperhatikan penampilannya sebagai bentuk representasi diri dan alat komunikasi non-verbal. Fashion pun turut membentuk identitas sosial dan kultural sebab pilihan gaya berpakaian bisa dipengaruhi oleh budaya populer, nilai-nilai lokal maupun pengaruh luar melalui media global.

Seiring dengan berkembangnya teknologi dan globalisasi, arus fashion kini tidak lagi bersifat satu arah, tetapi lintas negara dan budaya. Korea Selatan dikenal sebagai negara yang bertanggung jawab menyebarkan Korean Wave (Hallyu) ke seluruh penjuru negeri. Hallyu adalah sebutan budaya populer yang berasal dari negeri ginseng. Istilah ini mengacu pada popularitas yang lebih luas dari budaya pop Korea Selatan di seluruh dunia. Korean Wave telah lama menjadi topik perbincangan, namun pengaruh Hallyu semakin berkembang seiring kemajuan teknologi. Budaya populer Korea merupakan produk hibrid budaya yang memadukan tradisi Korea, dalam bentuk musik, drama dan film. Dalam beberapa dekade terakhir, industri musik dan drama telah berkembang pesat untuk menarik minat masyarakat global.  Hal ini menunjukkan bahwa fashion juga dapat menjadi bagian dari diplomasi budaya (cultural diplomacy) di mana suatu negara membentuk citra dan pengaruh global melalui penyebaran gaya hidup dan tren. Dalam hal ini, fashion bukan hanya tentang apa yang kita pakai, tetapi juga tentang bagaimana kita terhubung dan dipengaruhi oleh dunia yang semakin terintegrasi secara budaya dan sosial.

Indonesia merupakan salah satu negara yang terkena dampak positif dari Korean wave. Target pasarnya juga berbeda, skin care dan make-up lebih fokus pada target pasar wanita, sedangkan K-style atau fashion style tidak terikat gender. Banyak pria dan wanita yang berpartisipasi dan menyukai gaya fashion Korea ini. Akses yang mudah ke seluruh area memudahkan penyebaran budaya Korea ke seluruh dunia termasuk makanan, acara TV, pakaian, dan pola perilaku sosial. Dengan demikian, orang rentan terhadap budaya Hallyu, terutama gadis-gadis muda. Kepopuleran Hallyu ini seharusnya menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya Indonesia, terbuka terhadap gelombang pola budaya Korea. Keunikan dari Korean style adalah warna pakaian yang digunakan kebanyakan lebih cerah dan mudah dipadukan dengan fashion lainnya. Oleh karena itu, gaya korea tentunya sangat populer di kalangan remaja Indonesia. Selain itu, fashion ini juga cocok dengan iklim tropis dan selera fashion yang terbuka di Indonesia.

Berpakaian ala korea menjadi pilihan para remaja karena mereka berusaha tampil cantik dan berbeda busana Korea juga terdiri dari keseimbangan sempurna antara tekstur, lapisan, dan remaja juga tertarik dengan busana Korea karena Idola atau aktor memakai salah satu merek yang menarik perhatian pemuda Indonesia. Hal itu diungkapkan Nazrina Zuryani dalam buku hariannya Indonesia selalu mengikuti tren fashion, mulai dari kecantikan kalaupun Indonesia masih dipengaruhi oleh budaya asing, perkembangan ini semakin pesat. Itu terjadi karena orang Indonesia sendiri tertarik seperti tren eksternal seperti Korea selama beberapa tahun baru-baru ini.

Fenomena Korean wave sudah tidak bisa lagi terhindarkan dari masyarakat Indonesia. Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat semua orang mudah mengakses informasi dan cepatnya terpengaruh dengan budaya asing salah satunya Korean Wave. Korean Wave sendiri sudah dimulai dan sangat identik dengan dunia hiburan, karena musik, drama, dan variety show berpadu dengan baik untuk mewakili budaya Korea. Namun, yang sedang mempengaruhi masyarakat Indonesia saat ini adalah Korean style terutama pada kalangan remaja. Gaya berpakaian yang casual, simple ala idol menjadi daya tarik tersendiri bagi anak muda karena mudah ditirukan dan tidak sulit untuk dicari. Cara memadukan aksesoris dengan desain masing-masing menjadi daya tarik tersendiri bagi fashion ini. 

Oleh: Resta Athaya Rayssa Prizky

Bacaan lebih lanjut:

ardtech. “Fashion : Pengertian, Fungsi, Macam, Dan Manfaat – Desain & Bisnis Produk Fashion.” Desain & Bisnis Produk Fashion. Universitas Ciputra, November 8, 2022. https://www.ciputra.ac.id/fdb/fashion-pengertian-fungsi-macam-dan-manfaat/.

Jannah, Shitara Raudhotul Jurnal Ekonomi Bisnis dan Manajemen . “Pengaruh Kebudayaan K-Pop Terhadap Mode Pakaian Remaja Di Ponorogo ,” July 3, 2023. https://ifrelresearch.org/index.php/harmoniwidyakarya/article/download/486/507/253.

“Pengaruh Korean Waves Terhadap Fashion Remaja Indonesia.” Muhaditia; Putri Chindy Narawati; Rebecca Yemima Lisnawaty 1, no. 1111-1111 (2023): 1–1. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *